Kamis, 11 Desember 2008

ME and the WORLD

Posting tugas kami yang pertama yaitu tentang wafatnya Ali Alatas. Belum, belum udah yang sedih ditampilin.. But aniwei, sebenernya kalian pada tahu ngga sih siapa itu Ali Alatas? Hayoo.. kita yang udah ngenyam pendidikan pasti tahu dong siapa itu Ali Alatas.. Bapak Ali Alatas itu mantan Menteri Luar Negeri RI yang sekarang dipercaya menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres).
Beliau wafat di RS Mount Elizabeth, Singapura pada hari Kamis, 11 Desember 2008 pukul 07.30 waktu setempat.


ALI ALATAS TUTUP USIA

Kabar kepergian Ali Alatas, tidak hanya mengagetkan kalangan pemerintahan saja. Seluruh bangsa Indonesia juga ikut berduka cita atas meninggalnya salah satu pendiri bangsa ini. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang beberapa waktu lalu bertatap muka dengan Ali Alatas di RS Mounth Elizabeth melihat bahwa kondisi kesehatan Ali Alatas berangsur membaik. Mantan Menlu RI ini bahkan sempat diperkenankan pulang seiring makin membaiknya kondisi kesehatan.
Atas kabar duka yang datang mendadak itu, menurut Dino Patti Djalal, Juru Bicara Kepresidenan, Presiden Yudhoyono terlihat sedih. "Berita ini sangat berat dan kami merasa terpukul karena tidak terduga," ucap Dino. Dino menceritakan, sepanjang perjalanan dari Bali menuju Jakarta, di dalam burung besi yang mengangkut SBY berikut rombongan terlihat hening. "Ada suasana berkabung yang sangat terasa di pesawat. Semua delegasi diam dan termenung atas kepergian Ali," tuturnya.
Namun, tutur Dino, Presiden Yudhoyono bersyukur lantaran saat menjalani perawatan di RS Mounth Elizabeth, dirinya sempat bertatap muka dengan Ali Alatas. "Presiden sangat menghormati Ali Alatas," tukasnya seraya menyatakan, Presiden Yudhoyono menganggap Ali Alatas adalah negarawan di Indonesia. "Beliau sudah lama menjalin hubungan. Dulu waktu masih di TNI dan menjadi menteri, beliau memandang Ali sebagai diplomat ulung dan seorang yang dihormati oleh masyarakat internasional," ujarnya. Bukan hanya Presiden Yudhoyono saja yang berduka atas wafatnya Ali Alatas. Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Malaysia, Abdullah Ahmad Badawi, mengucapkan belasungkawa atas wafatnya mantan Menteri Luar Negeri RI Ali Alatas hari ini di Singapura."Saya benar-benar terkejut mendengar berita itu. Bapak Ali Alatas seorang negarawan yang sangat dihormati di Malaysia. Peranannya sebagai Menlu saat itu banyak membantu hubungan baik bilateral Indonesia-Malaysia," ujar Badawi. Lebih lanjut tambah Badawi, bahkan setelah usai menjabat sebagai Menlu, peran Ali Alatas juga masih sangat berpengaruh dan memberi banyak kontribusi terkait hubungan baik di antara kedua Negara tersebut.
Menurut rencana, jenazah Ali Alatas tiba di Jakarta sekitar pukul 18.00. Jenazah akan disemayamkan di rumah duka dan kemudian esok harinya, Jumat pagi sekitar pukul 09.00, diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Kalibata. "Dimakamkan di TMP Kalibata karena beliau mempunyai bintang Adi Mahaprana dan juga bintang Republik Indonesia Utama," urai Dino.


Wah, sangatlah wajar bila seorang Ali Alatas dianggap seorang pahlawan di Indonesia ini. Ali Alatas adalah sosok yang sering memberi masukan dan penilaian penting tentang peran Indonesia di dunia. Masukan-masukan yang diberikan sangat membantu kondisi Indonesia saat ini yang sedang carut marut oleh ulah baik para petinggi Negara dan rakyatnya sendiri. Kehilangan sosoknya seperti kehilangan panutan yang baik bagi negeri ini. Kami hanya bisa berkata Selama Jalan Pahlawanku, semoga jerih payahmu di negeri ini ngga hanya berakhir sia-sia dan kami berharap akan ada sosok Ali Alatas yang lain di negeri kita tercinta, Indonesia.

(Sumber: www.kompas.com)

Tidak ada komentar: